Pembuatan buku otobiografi Keith Richards telah menarik minat banyak penerbit-penerbit terkenal, bahkan sempat terjadi perang harga penawaran dari penerbit-penerbit tersebut. Sampai dengan tanggal 24 Juli 2007, penawaran harga sudah mencapai angka 7,1 Juta dollar (US) banyak pihak yang memprediksi bahwa nilai kontraknya akan mencapai nilai kontrak pembuatan buku otobiografi Bill Clinton pada tahun 2001, yaitu kira-kira sebesar 10 sampai 12 juta dollar. Namun akhirnya, pada tanggal 1 Agustus 2007 Keith Richards menandatangani kontrak pembuatan otobiografi dengan perusahaan penerbit Little, Brown and Co dari New York senilai 8,2 Juta dollar. Ini adalah nilai yang sangat fantastis untuk ukuran sebuah buku yang berlatarkan musik terlebih lagi Rolling Stones sendiri sudah merilis banyak buku perjalanan karier mereka yang pastinya juga memasukkan cerita tentang Keith Richards. Sebagai perbandingan, Eric Clapton gitaris blues yang legend banget itu aja "cuma" dibayar 5 juta dollar untuk pembuatan otobiografinya.
The "Bad Boy" of Rock 'n Roll.
Antusiasme para penerbit tenar dalam menerbitkan kisah tentang Keith Richards tentunya tak terlepas dari cerita-cerita dan kejadian-kejadian di luar kebiasaan yang pernah diberitakan dilakukan oleh Keith. Seperti yang telah diketahui oleh kebanyakan orang, semenjak meniti karier musiknya bersama Rolling Stones, ia sudah dikenal sebagai pecandu berat narkotik. Akibat kecanduan nya itu, Keith Richards sering diberitakan melakukan kegiatan-kegiatan yang "nyleneh" seperti buang air kecil di asbak pesawat (namanya juga lagi teler ampe kagak bisa bedain asbak ama kloset), over dosis sampai diberitain tewas, dan terakhir yang paling gress adalah pengakuannya menghirup kokain dicampur ama abu kremasi dari jasad mendiang ayah nya sendiri, Bert Richards (belakangan dia membantah hal ini).
Keith dilahirkan sebagai anak tunggal. Perkenalannya pertama pada musik adalah pada saat ibunya Dorris Dupree memberikannya hadiah sebuah gitar pada ulang tahunnya yang ke-15. Keith kemudian belajar bermain gitar dibawah bimbingan kakeknya Gus Dupree. Dorris sendiri juga mempengaruhi musik Keith dengan memperkenalkan lagu-lagu Billie Holiday, Louis Armstrong dan Duke Ellinton kepada anak tunggalnya itu.
Setelah lulus sekolah, Keith kemudian memutuskan untuk berkuliah di Sidcup Art College. Pada masa-masa kuliah, Keith lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain gitar. Bosan dengan kuliahnya, Richards kemudian pindah ke apartemen bersama dengan rekannya Mick Jagger dan Brian Stones yang juga merupakan pendiri Rolling Stones. Disinilah masa-masa dimana Richards kecanduan dengan obat-obatan terlarang.
The Legend of Rock & Roll.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kiprah Keith Richards bersama dengan Mick Jagger di bawah bendera Rolling Stones telah menjadi legenda dalam jagad Rock & Roll. Duet Jagger/Richards merupakan salah satu duo terkemuka dalam sejarah musik rock dunia selain duo Lennon/McCartney (The Beatles), Mercury/May (Queen), Page/Plant (Led Zeppelin), Gillan/Blackmore (Deep Purple) dan Tyler/Perry (Aerosmith). Bersama dengan duo-duo terkemuka tersebut, Rolling Stones telah memberikan warna tersendiri pada aliran-aliran musik rock yang berkembang sekarang ini. Pengaruh musik Rolling Stones sangat luas, bahkan sampai mempengaruhi "The Real Genius" dari super band Guns 'n Roses, Izzy Stradlin. Gaya permainan gitar Izzy maupun aksi panggungnya sangat terlihat di pengaruhi oleh Keith Richards. Di Indonesia, pengaruh Rolling Stones sangat kental terlihat pada awal-awal berdirinya band musik Slank.
Ternyata pengaruh Richards tidak berhenti sampai disitu. Kenal dengan Capt. Jack Sparrow? Karakter kepala bajak laut yang konyol dalam film Pirates of The Caribbean itu (diperankan oleh Johny Deep) kabarnya meniru karakter dari sang legenda, Keith Richards.
Dengan pengaruh sedemikian besarnya, maka tak heran kalau buku Keith Richards ini dikejar-kejar oleh penerbit-penerbit besar.
Hanya saja ada beberapa kekhawatiran dari beberapa pihak yang berpendapat bahwa Richards tidak akan ingat detail lengkap dari perjalanan hidupnya mengingat ia adalah seorang pecandu berat dan umurnya yang sudah tua (Richards lahir pada 18 Desember 1943 -- hampir 64 tahun yang lalu). Namun pendapat ini dibantah karena dalam penulisannya nanti, Keith Richards akan dibantu oleh teman lamanya, James Fox, seorang penulis non-fiksi.
Keith Richards bukan orang pertama di Rolling Stones yang berniat menulis buku otobiografi. Mick Jagger dan mantan pemain bass Rolling Stones, Bill Wyman, pernah melakukan hal serupa namun berhenti di tengah jalan karena bosan. Melihat karakter Richards, bukan tidak mungkin ia akan mengikuti jejak kedua temannya itu.
4ndj4r